Tampilkan postingan dengan label Kajian Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kajian Islam. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Januari 2017

Menyebarkan Berita Bohong Itu Haram Hukumnya

Menyebarkan berita bohong itu haram hukumnya. Yang menyebarkan berita bohong itu dosa besar.

Apabila mendapatkan informasi di Facebook atau Twitter, jangan langsung disebar. Dicek dulu kebenarannya. Apalagi sampai berdampak ke fitnah. Berbahaya, bisa membahayakan orang lain atau bahkan sampai negara.

Sudah menjadi perintah agama agar, ketika mendapatkan informasi, kita tabayun dulu. Khususnya berita dari kalangan yang tidak jelas. Surat Al-Hujarat ayat 6 menyatakan, jika datang orang fasik dan membawa berita, maka cari dulu kebenarannya. Jangan langsung dipercaya.

KH. Ahmad Shobri Lubis Lc
Ketua Umum DPP FPI

Minggu, 25 Desember 2016

Habib Rizieq - Propaganda Ajakan Merayakan Natal Kepada Umat Islam

Di bulan Desember ini, muncul keresahan bagi Umat Islam mana kala ada pihak-pihak yang mengajak atau menyuruh umat Islam menggunakan atribut keagamaan lain seperti Topi Santa maupun sekedar mengucapkan Selamat Natal. Keresahan ini terobati dengan munculnya Fatwa MUI yang mengharamkan Umat Islam menggunakan atribut agama lain.

Sayang sejuta sayang, Ada kelompok tertentu yang kebakaran ubun-ubun ketika FATWA MUI ini dikeluarkan. mereka tidak segan-segan menyerang MUI bahkan ada dari kalangan pejabat yang seenaknya berkata MUI harus berkordinasi dengan pemerintah sebelum mengeluarkan FATWA.

Adapula yang mengatakan bahwa Fatwa MUI ini bukan hukum positif sehingga tidak perlu dijalankan.
Secara Tuntas, pada kesempatan ini Habib Rizieq membahas dan menangkis serangan dari kelompok yang seenaknya menyerang MUI dan mempropagandakan umat Islam untuk ikut serta dalam Hari Raya Natal dalam bentuk memakai atribut, atau mengucapkan selamat Natal.

Taklim di Pesantren Alam & Agrokultural Markaz Syariah Mega Mendung 23 Desember 2016

DONASI UNTUK MEDIA FPI:
Bank Syariah Mandiri
No. 720-161-1045
a/n FPI Rek Media

Kamis, 22 Desember 2016

Moralitas Masyarakat dan Ketahanan Nasional dalam Islam

Oleh: Ali Alatas, SH, Ketua Umum Front Mahasiswa Islam

            Kekaisaran China merupakan salah satu kekaisaran besar yang berumur ribuan tahun lamanya. Peradaban ini dikenal dengan kekuatan militer dengan panglima yang ahli seperti Tsun zu dan kemajuan ilmu pengetahuannya, salah satu karya dari peradaban ini yang sangat berpengaruh adalah penemuan kertas. Bila tidak ada kertas, sulit kiranya kita bayangkan bagaimana peradaban manusia saat ini, karena bagaimanapun dengan media kertas inilah ilmu pengetahuan yang merupakan fondasi suatu peradaban, bisa diwariskan ketangan kita sampai sekarang ini.
           
            Kekaisaran China dengan sejarah emasnya itu, akhirnya jatuh tersungkur akibat penjajahan Inggris. Bagaimana suatu negara yang “super power”, yang dikenal dengan kekuatan militernya dapat dijatuhkan oleh kekuatan asing? Penjajahan Inggris kepada China dimulai sejak kekalahannya pada perang Candu, yang mana diakibatkan oleh penyelundupan Candu yang dilakukan Inggris, yang kemudian ditentang keras oleh kekaisaran China, hingga terjadi peperangan. Tetapi apa daya, usaha kaisar China sudah terlambat, bangsa China saat itu mulai banyak “kecanduan”, sehingga pasukan yang China yang dikenal keahlian bela dirinya, sudah lemah dan tidak mampu mengangkat senjata.
           
            Penyebab kelemahan tersebut adalah bangsa China yang sudah ketergantungan dengan  candu atau juga dikenal sebagai opium, yang merupakan zat narkotik, yang membuat penggunanya merasakan sensasi “fly” atau mabuk yang melebihi dari minuman alkohol. Mereka telah lemah tekadnya rusak moralnya, sehingga ketika menghadapi serangan musuh, tidak mampun lagi melawan secara maksimal. Kalau pun mampu melawan, mereka yang sudah terlanjur ketergantungan tentunya tidak bisa melawan pemasoknya, yakni Inggris, karena takut tidak bisa menikmati candu

            Kita dapat melihat bagaimana suatu bangsa yang besar dan berpengalaman, yang dikenal dalam keahlian militer dan ilmu pengetahuannya, mampu dikalahkan karena moralitasnya yang terpuruk. Banyak orang yang menyepelekan moralitas sebagai tonggak utama ketahanan suatu bangsa. Mereka selalu menganggap bangsa yang kuat adalah yang ekonominya kuat. Padahal, Ibnu Khaldun dalam magnum opus-nya “muqaddimah” telah lama mengingatkan kita bahwa suatu masyarakat, walaupun berperadaban maju sekalipun, mampu dijatuh diakibatkan dekadensi moral.

            Suatu bangsa dalam perjalanan sejarah kehidupannya, pasti akan menghadapi ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan, baik dari luar dirinya maupun dari dalam dirinya. Oleh karena itu dikenal suatu konsep yang namanya Ketahanan Nasional. Ketahanan nasional adalah kondisi dinamis yang merupakan integrasi dari kondisi tiap aspek kehidupan bangsa dan negara. Pada hakikatnya ketahanan nasional adalah kemampuan dan ketangguhan suatu bangsa untuk dapat menjamin kelangsungan hidupnya menuju kejayaan bangsa dan negara.

            Berhasilnya pembangunan nasional akan meningkatkan ketahanan nasional. Selanjutnya ketahanan nasional yang tangguh akan lebih mendorong pembangunan nasional. Ketahanan Nasional akan berbicara tentang bagaimana suatu bangsa menghadapi ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan yang senantiasa dapat mendatanginya. Dalam hal moralitas maka  ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan ditimbulkan oleh tindakan-tindakan maksiat atau penyakit masyarakat seperti narkoba, minuman keras, pornografi, perjudian, aliran sesat dan lainnya.

            Dalam Islam sendiri, Allah SWT menjelaskan kepada kita lewat Al Qur'an tentang konsep ketahanan nasional dalam Islam, sebagaimana yang dijelaskan dalam ayat:

كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ ۗ ….﴿١١٠﴾

Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah....(QS Ali 'Imran; 110)

            Allah SWT dalam Al Qur'an menjelaskan bahwa suatu bangsa yang besar, hebat, kuat dsb, yang Allah SWT bahasakan sebagai “Khairu Ummah” atau “umat yang terbaik”itu dibangung atas dasar komponen bangsanya yang selalu menyerukan kepada kebenaran, dan mencegah segala bentuk kemunkaran dan yang paling penting adalah adanya kesadaran ideologis yang selalu mengusahakan dirinya untuk selalu beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, inilah konsep ketahanan nasional yang Allah SWT terangkan secara singkat jelas dan padat. Inilah syarat suatu bangsa dapat menjadi bangsa yang kuat.

            Kita dapat mencotoh bagaimana suatu sistem tubuh kita mengawasi kerja sel-sel dalam tubuh kita. bila sel tersebut mati atau rusak, maka sistem kekebalan tubuh akan bekerja membuang sel-sel mati tersebut dan digantikan dengan sel-sel yang baru. seperti itu pula bangsa, bila bangsa ini mau sehat maka perlu ada "sistem kekebalan" yang bekerja memperbaiki bangsa, disinilah pentingnya amar ma'ruf nahi munkar. maka dari itu Allah SWT menyerukan kepada orang beriman:

وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ ﴿١٠٤﴾

Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung. (QS Ali 'Imran; 104)


            Sebagai penutup, Istilah penyebutan tindakan maksiat sebagai “penyakit masyarakat”, sesungguhnya mengisyaratkan pada kita bahwa apabila penyakit tersebut bila tidak segera diambil tindakan, maka akan menjadi kronis dan menjalar kemana-mana, dapat juga merusak sistem imunitas bangsa. Kita harus mengambil pelajaran dari sejarah-sejarah umat manusia terdahulu agar kita tidak terjatuh dilubang yang sama. Oleh karena itu perlu adanya tindakan preventif maupun represif dari seluruh komponen bangsa dalam mencegah rusaknya moral demi kemajuan bangsa Indonesia yang tercinta ini. Wallahu musta'an

Kamis, 01 Desember 2016

Yang Bikin Merinding Dari Aksi 212 Besok


"Tulisan Anggun Gunawan" 
"Pengurus ICMI Jogja"

Yang bikin Merinding dari Aksi 212 besok ..... 

YANG TURUN LANGSUNG ADALAH : 

PARA ULAMA, 
HABAIB, 
KIYAI DAN 
USTADZ ... 

YANG MUNGKIN SAJA DI ANTARA MEREKA ADALAH WALI ALLAH YANG MAKBUL DO'ANYA .... 

Kata Habib Rizieq, 
Aksi hanya dilakukan dengan ... 

Duduk Manis, 
Berdo'a, 
Berzikir, 
Istiqhosah dan 
Sholat Jum'at ...

Ini sebenarnya yang Lebih Ngeri dari Teriak-teriak di Jalan ataupun Bentrok dengan Aparat ...

KARENA YANG SEDANG DIKETUK ITU BUKAN PINTU ISTANA YANG PENGHUNINYA BISA JATUH KAPAN SAJA ... 

YANG AKAN DIKETUK ITU ADALAH PINTU LANGIT ... 

DAN YANG MENGETUK ADALAH HAMBA-HAMBA ALLAH YANG SELAMA INI TA'ATNYA LUAR BIASA ...

JIKA PEMILIK ALAM SEMESTA YANG DIMINTA PERTOLONGANNYA ... 

KUN FA YAKUUN ...

INI BENAR-BENAR MEMBUAT SAYA MERINDING ...

Semoga ALLOH RIDHO ... 

AAMIIN YAA ROBB ...

Minggu, 10 Januari 2016

Keseimbangan Penciptaan

Dalam ilmu fisika dasar disebutkan bagian terkecil dari materi adalah atom. Tetapi didalam atom masih ada susunan komponen lain yaitu inti atom yang didalamnya terdapat proton yang bermuatan listrik positif (+). Inti atom ini dikelilingi oleh elektron yang bermuatan negatif  (-) berputar dengan kecepatan sangat tinggi pada orbitnya. Yang membedakan materi & sifatnya misalkan emas,pasir,besi,tembaga atau alumunium adalah jumlah proton yg ada dalam inti atom.

Ada hal yang sangat menakjubkan dan sangat penting dalam keseimbangan yang ada pada sebuah atom yaitu :

Bila proton dan elektron diperbandingkan, jika elektron diperbesar, diibaratkan sebutir kacang maka proton besarnya kira kira sebesar manusia. Ajaibnya walaupun berbeda ukuran dan berat yang sangat ekstrim, muatan listrik proton (+) dan elektron (-) sangat seimbang dan sama persis tidak ada penyimpangan, hal ini menjadikan atom bermuatan netral. Secara logika , wadah yang lebih besar akan mampu memuat lebih banyak.

Tetapi hal ini tidak terjadi pada atom. Keseimbangan ini sangat diperlukan dalam pembentukan materi, karena bila ada perbedaan muatan disebabkan perbedaan volume proton dan elektron, maka sifat seluruh atom diseluruh alam semesta menjadi bermuatan positif bukan netral. Atom yg muatannya sama (+) menurut hukum fisika akan tolak menolak,tidak akan mungkin terbentuk molekul apalagi materi. Alam semesta isinya cuman serpihan serpihan atom tunggal yang saling tolak menolak.

Dan Apa yang terjadi bila peristiwa tersebut tiba-tiba terjadi saat ini ?  Tangan anda, tubuh anda, handphone yang sedang dipegang akan segera tercerai berai menjadi atom tunggal. Seluruh atom penyusun materi akan saling tolak menolak melepaskan diri dari ikatan molekul. Berapa besar penyimpangan atau perbedaan muatan listrik antara proton dan elektron yang akan menyebabkan atom tidak netral? 10 persenkah? Atau 1 persenkah ?

Ternyata penyimpangan/perbedaan muatan proton dan elektron sebesar 1/1 000 000 000 000 ( satu per semilyar  !!) sudah cukup untuk membuat peristiwa mengerikan ini berlangsung. Sedemikian teliti keseimbangan dalam sebuah atom yang tidak kelihatan mata manusia.
Keteraturan alam semesta tertata dari unsur terkecilnya sampai terbesarnya terdapat tanda-tanda kemahakuasaan Allah dalam keseimbangan sebutir atom bagi orang yg  berakal.

Wallahu a'lam

Rabu, 06 Januari 2016

Allah SWT, Sang Pemelihara Alam Semesta

Ketika anda mencuci mobil atau melihat orang yang sedang mencuci mobil atau sedang service mobil tentu terbersit di pikiran anda : " Mobil bila tidak dirawat dan dibersihkan sangat berpotensi terjadi gangguan ketika anda pergunakan dan tidak nyaman".

Jika anda memarkir mobil yang biasa anda gunakan di lapangan kira kira 6 bulan, terkena sengatan matahari , hujan, anda tidak bisa berharap keadaan mobil anda sama dengan keadaan 6 bulan yang lalu ketika ditinggalkan. Mungkin ban kempes,debu tebal, bau kabin tidak sedap ,karat bermunculan dan ketika dicoba dinyalakan/starter akan susah apalagi ketika dikendarai pasti tidak nyaman.

Hal diatas sangat sesuai dengan Hukum entropi pada bahasan Termodinamika di bidang ilmu fisika dasar. Hukum tersebut menyatakan : " sebuah sistem yang teratur bila dibiarkan akan menjadi tidak stabil dan berkurang keteraturannya  sejalan dengan waktu. Juga lingkungan yang kita tinggali bila tidak dirawat dan pelihara lama-lama menjadi kotor, tidak sehat dan tidak nyaman ditinggali. Diperlukan tindakan agar selokan tetap mengalir, sampah dikumpulkan ,tidak berserakan dan dibuang ke pembuangan akhir. Perlu tindakan untuk mempertahankan kondisi stabil dan teratur, jika tidak ada upaya pemeliharaan maka keteraturan akan lenyap yang tertinggal hanyalah kerusakan dan kondisi yang berantakan.

Lalu muncul pertanyaan siapakah yang memelihara sesuatu yang lebih besar seperti berputarnya bumi dengan kecepatan yang seperti saat ini, bumi tetap pada orbitnya dalam mengelilingi matahari, planet lain yang bersama-sama bumi mengelilingi matahari, sistem tata surya kita mengarungi luasnya jagad raya, tidak bertabrakan satu sama lain yang menyebabkan rusaknya tatanan sistem tata surya. Sesuai dengan hukum entropi bila keteraturan sistem ini tidak ada yang memelihara, maka ketidakstabilan akan menjadi maksimal yang menyebabkan sistem rusak sama sekali dan keteraturan hilang.

Keteraturan itu antara lain medan magnet matahari, medan magnet bumi dan medan magnet planet planet lain yang menyebabkan benda-benda tersebut saling " mengikat" tetapi tidak menarik semakin dekat ke arah matahari. Jika tidak terpelihara akibat yang fatal bisa dibayangkan benda benda itu saling bertabrakan. Semua planet tertarik ke matahari dan terbakar musnah.

QS.35 Fāṭir : 41

إِنَّ اللَّهَ يُمْسِكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ أَنْ تَزُولَا ۚ وَلَئِنْ زَالَتَا إِنْ أَمْسَكَهُمَا مِنْ أَحَدٍ مِنْ بَعْدِهِ ۚ إِنَّهُ كَانَ حَلِيمًا غَفُورًا

"Sungguh, Allah yang menahan langit dan bumi agar tidak lenyap; dan jika keduanya akan lenyap tidak ada seorang pun yang mampu menahannya selain Allah. Sungguh, Dia Maha Penyantun, Maha Pengampun".

QS.38 Ṣād : 27

وَمَا خَلَقْنَا السَّمَاءَ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا بَاطِلًا ۚ ذَٰلِكَ ظَنُّ الَّذِينَ كَفَرُوا ۚ فَوَيْلٌ لِلَّذِينَ كَفَرُوا مِنَ النَّارِ

"Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dengan sia-sia. Itu anggapan orang-orang ingkar, maka celakalah orang-orang yang ingkar itu karena mereka akan masuk neraka".

QS.3 Āli 'Imrān : 190

إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآيَاتٍ لِأُولِي الْأَلْبَابِ

"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal".

QS.3 Āli 'Imrān : 191

الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَاطِلًا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

"(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), "Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka".

Wallahu a'lam

Sabtu, 21 November 2015

Nubuat Nabi Muhammad SAW Dalam Kitab Hindhu

Seorang professor bahasa dari ALAHABAD UNIVERSITY INDIA dalam salah satu buku terakhirnya berjudul “KALKY AUTAR” (Petunjuk Yang Maha Agung) yang baru diterbitkan memuat sebuah pernyataan yang sangat mengagetkan kalangan intelektual Hindu.

Sang professor secara terbuka dan dengan alasan-alasan ilmiah, mengajak para penganut Hindu untuk segera memeluk agama Islam dan sekaligus mengimani risalah yang dibawa oleh Rasulullah saw, karena menurutnya, sebenarnya Muhammad Rasulullah saw adalah sosok yang dinanti-nantikan sebagai sosok pembaharu spiritual.

Prof. WAID BARKASH (penulis buku) yang masih berstatus pendeta besar kaum Brahmana mengatakan bahwa ia telah menyerahkan hasil kajiannya kepada delapan pendeta besar kaum Hindu dan mereka semuanya menyetujui kesimpulan dan ajakan yang telah dinyatakan di dalam buku. Semua kriteria yang disebutkan dalam buku suci kaum Hindu (Wedha) tentang ciri-ciri “KALKY AUTAR” sama persis dengan ciri-ciri yang dimiliki oleh Rasulullah Saw.
Dalam ajaran Hindu disebutkan mengenai ciri KALKY AUTAR diantaranya, bahwa dia akan dilahirkan di jazirah, bapaknya bernama SYANUYIHKAT dan ibunya bernama SUMANEB. Dalam bahasa sansekerta kata SYANUYIHKAT adalah paduan dua kata yaitu SYANU artinya ALLAH sedangkan YAHKAT artinya anak laki atau hamba yang dalam bahasa Arab disebut ABDUN.


Dengan demikian kata SYANUYIHKAT artinya “ABDULLAH”. Demikian juga kata SUMANEB yang dalam bahasa sansekerta artinya AMANA atau AMAAN yang terjemahan bahasa Arabnya “AMINAH”. Sementara semua orang tahu bahwa nama bapak Rasulullah Saw adalah ABDULLAH dan nama ibunya AMINAH.


Dalam kitab Wedha juga disebutkan bahwa Tuhan akan mengirim utusan-Nya kedalam sebuah goa untuk mengajarkan KALKY AUTAR (Petunjuk Yang Maha Agung). Cerita yang disebut dalam kitab Wedha ini mengingatkan akan kejadian di Gua Hira saat Rasulullah didatangi malaikat Jibril untuk mengajarkan kepadanya wahyu tentang Islam.
Bukti lain yang dikemukakan oleh Prof Barkash bahwa kitab Wedha juga menceritakan bahwa Tuhan akan memberikan Kalky Autar seekor kuda yang larinya sangat cepat yang membawa kalky Autar mengelilingi tujuh lapis langit. Ini merupakan isyarat langsung kejadian Isra’ Mi’raj dimana Rasullah mengendarai Buroq.

Sebenarnya dalam Al-Qur’an terdapat ayat-ayat yang dapat dijadikan acuan bahwa Nabi Muhammad mungkin saja adalah juga seorang Nabi yang ramalan kedatangannya terdapat dalam kitab-kitab suci umat agama lain, diantaranya :


1. Dalam surat Asy-Syu’ara(26) ayat 196 : “Dan sesungguhnya Al-Qur’an itu benar-benar (tersebut) dalam kitab-kitab orang yang terdahulu”. Jadi dalam kitab-kitab sebelum Al-Qur’an juga terdapat wahyu Tuhan
2. Dalam surat Fatir(35) ayat 24 dinyatakan bahwa tidak ada suatu kaum di masa lalu tanpa seorang pemberi peringatan
3. Dalam surat Al-Ahzab(33) ayat 40 dinyatakan bahwa Muhammad adalah utusan Tuhan dan merupakan penutup para nabi (utusan terakhir)
4. Dalam surat Al-Anbiya(21) ayat 107 dinyatakan bahwa Nabi Muhammad tidak diutus melainkan untuk seluruh semesta alam.
5. Dalam surat Saba’ (34) ayat 28 dinyatakan bahwa Tuhan mengutus Muhammad untuk seluruh umat manusia, pemberi kabar gembira, dan peringatan akan dosa, tapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya.
Juga dalam hadits Bukhari vol 1. dalam kitab Shalat bab 56 hadits no 429, nabi Muhammad bersabda :
“Semua rasul yg diutus sebelumku hanya berlaku untuk umat/bangsanya saja, tapi aku diutus untuk semua umat manusia”.


Sekarang akan kita lihat dalam kitab suci agama Hindu. Ada banyak kitab dalam agama Hindu yang diakui sebagai kitab suci mereka. Dari semuanya yang dianggap paling suci adalah kitab Veda (Weda). Bila diantara kitab-kitab itu ada yang bertentangan, maka yang harus menjadi rujukan utama adalah Weda yg juga masih terbagi lagi menjadi beberapa kitab. Kitab-kitab lain selain Weda adalah : Upanishad, Smriti, Dharma Sastra, Bhagavat Gita, Puranas, dll.


Ayat-ayat ramalan kedatangan Nabi Muhammad


Disebutkan dalam Bhavisa Purana –; dalam Pratisarag Parv III, Khand 3, Adhyay 3, Shalokas 10 to 27 :
“Aryadarma akan tampil di muka bumi ini. ‘Agama kebenaran’ akan memimpin dunia ini. Saya diutus oleh Isyparmatma. Dan pengikut saya adalah orang yang berada di lingkungan itu, yang kepalanya tidak dikucir, mereka akan memelihara jenggot dan akan mendengarkan wahyu, mereka akan mendengarkan panggilan sholat (adzan), mereka akan memakan apa saja kecuali daging babi, mereka tidak akan disucikan dengan tanaman semak-semak/umbi-umbian tapi mereka akan suci di medan perang. Meraka akan dipanggil “Musalaman” (perantara kedamaian).”


Kalau anda baca tulisan diatas dengan baik, maka anda akan melihat bahwa ciri-ciri dari pengikut agama kebenaran yg disebutkan adalah ciri-ciri yang umum terdapat pada umat Islam.
Dalam Atharvaveda book 20 Hymn 127 Shlokas 1-14 disebutkan tentang Kuntupsuktas yang mengisyaratkan bahwa nabi Muhammad akan terungkap kemudian.
– Mantra 1 mengatakan : ia akan disebut Narasangsa. “Nars” artinya orang, “sangsa” artinya “yang terpuji”. Jadi Narasangsa artinya : orang yang terpuji. Kata “Muhammad” dalam bahasa arab juga berarti : orang yang terpuji. Jadi Narasangsa dalam bahasa Sansekerta adalah identik dg Muhammad dalam bahasa arab. Jadi Narasangsa adalah figur yang sama dengan Nabi Muhammad. Ia akan disebut “Kaurama” yang bisa berarti : pangeran kedamaian, dan bisa berarti : orang yg pindah (hijrah). Nabi Muhammad adalah seorang pangeran kedamaian yang hijrah dari Makkah ke Madinah. Ia akan dilindungi dari musuh yang akan dikalahkannya yang berjumlah 60.090 orang. Jumlah itu adalah sebanyak penduduk Makkah pada masa Muhammad hidup yaitu sekitar 60.000 orang.
– Mantra 2 mengatakan : ia adalah resi yang naik unta. Ini berarti ia bukan seorang bangsawan India, karena dikatakan dalam Mansuriti(11) : 202 mengatakan bahwa Brahma tidak boleh menaiki unta atau keledai. Jadi tokoh ini jelas bukan dari golongan Brahmana (pendeta tinggi Hindu), tapi seorang asing.
– Mantra 3 mengatakan : ia adalah “Mama Rishi” atau resi agung. Ini cocok dengan Nabi agung umat Islam yaitu Nabi Muhammad SAW.
– Mantra 4 mengatakan : ia adalah Washwereda (Rebb) artinya orang yang terpuji. Nabi Muhammad yang juga dipanggil dengan nama Ahmad adalah berarti juga “orang yang terpuji” yang terjemahan bahasa Sansekerta-nya adalah Rebb.


Beberapa ramalan lainnya :
– Dalam Atharvaveda book 20 hymn 21 : 6 dinyatakan bahwa di sana disebutkan dengan istilah : “akkaru” yang artinya : “yang mendapat pujian”. Dia akan mengalahkan 10.000 musuh tanpa pertumpahan darah. Hal ini merujuk pada perang Ahzab yang mana Nabi Muhammad mengalahkan musuh yang berjumlah 10.000 orang tanpa pertumpahan darah.
– Dalam Atharvaveda book 20 hymn 21 : 7 dinyatakan bahwa Abandu akan mengalahkan 20 penguasa. Abandu juga berarti seorang yatim atau seorang yang mendapat pujian. Ini mengarah pada nabi Muhammad yang seorang yatim sejak lahir dan arti kata Muhammad/Ahmad yang berarti yang terpuji, yang akan mengalahkan kepala-suku-suku dari suku-suku di sekitar Makkah yg berjumlah sekitar 20 suku.
– Dalam Rigveda book 1 Hymn 53 : 9 nabi dipanggil dg sebutan “Suslama” yg artinya lagi-lagi adalah : orang yg terpuji yg merupakan arti dari nama Muhammad.
– Dalam Samaveda Agni Mantra 64 dinyatakan bahwa ia tidak disusui oleh ibunya. Hal ini persis dengan Nabi Muhammad yang tidak disusui oleh ibunya tapi oleh seorang wanita bernama Halimah.
– Dalam Samaveda Uttararchika Mantra 1500 dinyatakan bahwa Ahmad akan dianugrahi undang-undang abadi, yang jelas mengacu pada Nabi Muhammad yang akan dianugrahi kitab suci Al-Qur’an. Tapi karena orang India yang berbahasa sansekerta tidak paham kata Ahmad, maka diterjemahkan menjadi “a” dan “mahdi” yaitu “saya sendiri”, jadi diartikan “saya sendiri yang menerima undang-undang abadi”. Padahal seharusnya “Muhammad sendiri yang dianugrahi undang-undang abadi”.


Nabi Muhammad diramalkan dengan nama Ahmad pada banyak bagian dalam kitab-kitab Weda. Juga diramalkan pada tak kurang dari 16 tempat yang berbeda dalam kitab weda dg nama Narasangsa artinya adalah sama dengan arti dari nama Muhammad, yaitu “yang terpuji”.

Kalky Autar
Salah satu ramalan kedatangan nabi Muhammad yg sangat terkenal yang juga telah membuat seorang professor bahasa dari Alahabad University India mengajak kepada umat Hindu untuk segera memeluk agama Islam, adalah terdapatnya sebuah ramalan penting dalam kitab suci Hindu tentang kedatangan yang ditunggu-tunggu dari seorang Kalky Avtar (baca : autar). “av” artinya : turun. “tr” artinya melewati. Jadi arti kata Avtar adalah “diturunkan atau diutus untuk turun”. Kalky Avtar artinya adalah : “utusan terakhir”.

Pundit Vaid Parkash – sang professor (yang menulis buku berjudul “Kalky Avtar”), secara terbuka dan dengan alasan-alasan ilmiah, mengajak para penganut Hindu untuk segera memeluk agama Islam dan sekaligus mengimani risalah yang dibawa oleh Rasulullah SAW, karena menurutnya, sebenarnya Nabi Muhammad adalah sosok yang dinanti-nantikan sebagai sosok pembaharu spiritual dalam agama Hindu.


Disebutkan dalam Nashpropesy, Nabi Muhammad diramalkan dengan nama Kalky Avtar (Autar terakhir) dan Amtim Rishi. Sedangkan dalam kitab Puranas disebutkan tentang Kalky Autar dan kedatangannya. Diantara ayat-ayat yang menyebutkan adalah :
– Dalam Baghavata Purana Khand 12 Adhyay 2 Shloka 18-20 disebutkan dalam rumah Visnuyash akan dilahirkan Kalky Avtar yang diramalkan akan menjadi penguasa dunia, yang terkenal dengan sifat-sifatnya yang baik & menonjol. Dia akan diberi tanda-tanda. Dia akan diberi oleh malaikat sebuah kendaraan yang cepat. Dia akan menaiki kuda putih sambil memegang pedang. Dia akan mengalahkan orang-orang jahat dan dia akan terkenal di dunia.
– Dalam Baghavata Purana Khand 1 Adhyay 3 Shloka 25 disebutkan akan ada juru selamat di rumah Visnuyash
– Dalam Kalki Purana (2) : 4 disebutkan bahwa di rumah Visnuyash pemimpin – kampung Sambala akan lahir Kalki Avtar
– Dalam Kalki Purana (2) : 5 disebutkan bahwa dia akan datang bersama para sahabatnya (4 orang sahabat) mengalahkan orang-orang jahat
– Dalam Kalki Purana (2) : 7 disebutkan bahwa dia akan dijaga oleh malaikat di medan perang
– Dalam Kalki Purana (2) : 11 disebutkan bahwa dalam rumah Visnuyash dan dalam rumah Summati Kalki Autar akan lahir
– Dalam Kalki Purana (2) : 15 disebutkan bahwa dia akan lahir pada tanggal 12 bulan pertama Madhop
– Semua ramalan yg disebut diatas tadi tiada lain merujuk pada Nabi Muhammad SAW. Penjelasannya demikian :
– Dirumah Visnuyash berarti dirumah pengikut Vishnu (pengikut Tuhan) sedangkan ayah dari Nabi Muhammad adalah bernama Abdullah yang artinya adalah pengikut Allah (pengikut Tuhan). Orang Islam menyebut “Allah” sebagai Tuhan, sedang orang Hindu menyebut “Vishnu” sebagai Tuhan. Jadi di rumah Visnuyash adalah di rumah Abdullah.
– Summati dalam bahasa sansekerta artinya adalah orang yang sangat setia. Sedangkan ibunda nabi Muhammad adalah bernama Aminah yang dalam bahasa arab artinya juga orang yg setia.
– Sambala bahasa arabnya adalah tempat yang aman & damai. Nabi Muhammad dilahirkan di Makkah yang terkenal dengan nama “Darul Aman” yaitu tempat yang aman & damai. Akan lahir diantara kepala suku Sambala, artinya bahwa Nabi akan lahir diantara kepala suku di Makkah.
Dilahirkan pada tanggal 12 di bulan pertama Madhop. Nabi Muhammad lahir pada tanggal 12 rabiul awal
Sebagai Amtim Rishi (resi terakhir). Nabi Muhammad adalah juga nabi terakhir dari deretan nabi-nabi yang dikirim Tuhan seperti yang terdapat pada QS. Al- Ahzab : 40.
– Dia akan memperoleh bimbingan di atas gunung dan akan kembali lagi ke arah utara. Nabi Muhammad memperoleh wahyu pertamanya di gua Hira di Jabal Nur. Jabal Nur artinya Gunung Cahaya lalu kembali lagi ke Makkah.
– Dia akan memiliki sifat-sifat yang sangat mulia. Persis seperti nabi Muhammad seperti terdapat pada QS. Al-Qalam : 14 “Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang luhur”.
– Kalki Autar akan diberi 8 kemampuan spiritual, yaitu : bijaksana, punya kendali diri, keturunan yg terhormat, punya pengetahuan wahyu, pemberani, perkataannya bertarget kurikulum, sangat dermawan, dan sangat ramah. Semuanya adalah sifat-sifat yang dimiliki oleh nabi Muhammad
– Dia akan diberi kendaraan yg sangat cepat oleh Shiva. Nabi Muhammad juga diberi bouraq yang sangat cepat oleh Allah yg membawanya ke langit dalam peristiwa Mi’raj.
– Dia akan naik kuda putih dengan tangan kanannya memegang pedang. Nabi Muhammad juga ambil bagian dalam peperangan termasuk dengan menunggang kuda dan bertempur dengan memegang pedang dengan tangan kanannya.
– Dia akan menjadi penyelamat umat manusia. Dalam QS. Faatir(35) ayat 24 dan QS. Saba(34) ayat 28 disebutkan bahwa Nabi Muhammad adalah pembawa berita gembira & peringatan bagi seluruh umat manusia, tapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.
Dia akan menjadi pembimbing ke jalan yang benar. Nabi Muhammad hidup pada jaman jahiliyah yang penuh kegelapan dimana ia membawa umatnya ke jalan yang terang benderang.
– Dia akan dibantu oleh 4 sahabat dalam menyebarkan misi. Kita tahu ada 4 orang khalifah sahabat nabi yaitu : Sayyidina Abubakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib.
– Dia akan ditolong oleh malaikat di medan pertempuran. Dalam perang Badr Nabi Muhammad dibantu oleh para malaikat Allah seperti tersebut dalam QS. Ali Imran (3) ayat 123 & 125 : “Jika kamu bersabar dan bertaqwa dan mereka menyerang kamu dengan seketika itu juga niscaya Allah menolong kamu dengan 5000 malaikat yang memakai tanda”. Juga QS. Al-Anfal(8) ayat 9 yang berbunyi “…. sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepadamu dengan seribu malaikat yg datang berturut-turut.”


Subhanallah..

Ternyata sekian banyak ayat tersebut (yang sebenarnya belum semuanya ditampilkan) yang meramalkan akan datangnya seorang nabi yang ditunggu-tunggu oleh umat Hindu, begitu cocok dengan gambaran Nabi Muhammad, umat Islam, dan sejarahnya. Mungkin saja ini juga merupakan pembuktian yang diberikan Allah bahwa Nabi Muhammad memang diutus Allah untuk seluruh umat manusia.

Hal ini juga dapat membuka diskusi yg menarik tentang agama Hindu, kitab suci umat Hindu, dan syariat-nya. Benarkah agama Hindu memang merupakan agama yang diturunkan oleh Allah jauh sebelum Nabi Muhammad lahir? Kalau ya, apakah berarti umat Hindu bisa disebut “muslim”, atau juga bisa disebut “ahlul kitab”? Bagaimana sesungguhnya ajaran agama Hindu itu, dan sesuaikah dengan ajaran Islam? Bagaimana pendapat anda sendiri?

Rabu, 12 September 2012

Sisi Buruk Wajah Demokrasi

Bentuk suatu negara akan menentukan hakikat dan watak keseluruhan komunitas politik. Sebagaimana yang diungkapkan oleh Thomas Aquinas (1226-1274 M) tentang bentuk negara, hal serupa juga terdapat dalam karya Aristoteles yaitu "Politics". Menurut pemikiran keduanya bentuk negara dibagi menjadi dua.

Pertama, negara dilihat dari penguasanya: satu orang berupa monarki dan tirani, beberapa orang beberapa orang berupa aristokrasi dan oligarki, dan banyak orang yakni timokrasi dan demokrasi.

Kedua, negara dilihat dari tujuan pembentukannya: negara baik adalah negara yang bertujuan untuk mewujudkan kebaikan bersama, sedangkan negara buruk adalah negara dengan tujuan untuk kesejahteraan segelintir orang atau kelompoknya.

Thomas Aquinas mengklasifikasikan negara berdasarkan dua aspek tadi yaitu berdasarkan jumlah penguasa dan tujuan pembentukan negara sehingga dapat dikelompokkan sebagai berikut:

Negara Baik
  1. Monarki : diperintah satu orang demi tujuan bersama
  2. Aristokrasi : diperintah beberapa orang untuk kebaikan bersama
  3. Timokrasi : diperintah banyak orang untuk kebaikan semua

Negara Buruk

  1. Tirani : diperintah satu orang untuk kepentingan pribadi
  2. Oligarki : diperintah beberapa orang untuk kepentingan segelintir orang
  3. Demokrasi : diperintah banyak orang untuk kepentingan golongan dan kelompok mereka sendiri

Dari fakta-fakta diatas maka klaim demokrasi sebagai sistem pemerintahan terbaik perlu dikoreksi. Sebagaimana yang disampaikan oleh presiden Amerika Serikat, Abraham Lincoln bahwa pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Artinya puncak kepemimpinan berada dibanyak orang telah menempatkan demokrasi sebagai model negara buruk dan paling buruk.

Koreksi Thomas Aquinas ini jelas menunjukan koreksi secara normatif bahwa ia meninjau demokrasi dari konsepnya. Bukan didasarkan atas realitas penyimpangan akibat penyalahgunaan demokrasi semata sebagaimana yang selama ini dituduhkan. Belum lagi jika demokrasi ditinjau dari dari sisi historis dan empiris dari sisi buruknya.

Jika sejak dulu demokrasi dianggap sebagai sistem pemerintahan terbaik, tapi dalam kenyataannya ia lebih buruk dari monarki. Inilah yang disebut kesesatan logika, menganggap yang salah seakan baik dan begitu pula sebaliknya.

Sudah saatnya mencari negara alternatif. Logikanya jika monarki sebagai negara terbaik saja dianggap buruk, apalagi demokrasi sebagai negara terburuk. Inilah saatnya kemunculan negara alternatif yang ditunggu. Ia bukan negara monarki atau tirani, bukan aristokrasi atau oligarki, dan bukan pula timokrasi apalagi demokrasi. Itulah Khilafah Islamiyah, yaitu negara yang didalamnya diterapkan hukum-hukum Allah SWT sebagai rahmat bagi seluruh alam.

*Gema pembebasan

Selasa, 11 September 2012

Kelebihan-Kelebihan Bahasa Arab

Banyak orang mengira, bahwa bahasa Arab merupakan bahasa yang susah di pelajari, kurang gaul, dan beribu alasan lainnya yang begitu memojokkan bahasa Arab. Sekolah-sekolah besar di Indonesia, selalu mengutamakan bahasa Inggris, dan sebagai penunjang lebih memilih bahasa lain : Prancis, Jerman, Jepang, Mandarin dan lainnya, bukan bahasa Arab. Mungkin hanya di pesantren sajalah bahasa Arab baru diajarkan. Padahal bahasa Arab harus lebih diutamakan dari yang lainnya, terutama bagi umat Islam, karena merupakan bahasa tertua yang masih digunakan hingga saat ini. Banyak kelebihan-kelebihan dari bahasa Arab dan berikut ini adalah kelebihan-kelebihannya :

1.Bahasa tertua yang tetap eksis

Kenyataannya, sejarah manusia belum pernah mengenal sebuah bahasa pun yang tetap eksis sepanjang sejarah. Setiap bahasa punya usia, selebihnya hanya tinggal peninggalan sejarah. Bahkan bahasa Inggris sekalipun masih mengalami kesenjangan sejarah. Maksudnya, bahasa Inggris yang digunakan pada hari ini jauh berbeda dengan bahasa yang digunakan oleh orang Inggris di abad pertengahan. Kalau Ratu Elizabeth II masuk ke lorong waktu dan bertemu dengan ‘mbah buyut’-nya, King Arthur, yang hidup di abad pertengahan, mereka tidak bisa berkomunikasi, meski sama-sama penguasa Inggris di zamannya. Mengapa?

Karena meski namanya masih bahasa Inggris, tapi kenyataannya bahasa keduanya jauh berbeda. Karena setiap bahasa mengalami perkembangan, baik istilah maupun grammar-nya. Setelah beratus tahun kemudian, bahasa itu sudah jauh mengalami deviasi yang serius.

Yang demikian itu tidak pernah terjadi pada bahasa Arab. Bahasa yang diucapkan oleh nabi Muhammad SAW sebagai orang Arab yang hidup di abad ke-7 masih utuh dan sama dengan bahasa yang dipakai oleh Raja Abdullah, penguasa Saudi Arabia di abad 21 ini. Seandainya keduanya bertemu dengan mesin waktu, mereka bisa berbicara dan ngobrol tentang apapun hingga subuh dengan menggunakan bahasa arab.

Dengan kenyataan seperti ini, wajarlah bila Allah SWT memilih bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur’an Al-Kariem yang abadi. Kalau tidak, boleh jadi Al-Qur’an sudah musnah seiring dengan kemusnahan bahasanya.

2. Kaya akan perbendaharaan kosa kata

Sebagai bahasa yang sudah tua dan tetap digunakan umat manusia hingga hari ini, wajar pula bila bahasa Arab memiliki kosa kata dan perbendaharaan yang sangat luas dan banyak. Bahkan para ahli bahasa Arab menuturkan bahwa bahasa Arab memiliki sinonim yang paling menakjubkan. Kata 'unta' yang dalam bahasa Indonesia hanya ada satu padanannya, ternyata punya 800 padanan kata dalam bahasa arab, yang semuanya mengacu kepada satu hewan unta. Sedangkan kata ‘anjing’ memiliki 100-an padanan kata.

Fenomena seperti ini tidak pernah ada di dalam bahasa lain di dunia ini. Dan hanya ada di dalam bahasa Arab, karena faktor usia bahasa arab yang sangat tua, tetapi tetap masih digunakan sebagai bahasa komunikasi sehari-hari hingga hari ini. Dengan alasan ini maka wajar pula bila Allah SWT memilih bahasa Arab sebagai bahasa yang dipakai di dalam Al-Qur’an.

3. Mampu menampung informasi yang padat

Diantara keistimewaan bahasa Arab adalah kemampuannya menampung informasi yang padat di dalam huruf-huruf yang singkat. Sebuah ungkapan yang hanya terdiri dari dua atau tiga kata dalam bahasa arab, mampu memberikan penjelasan yang sangat luas dan mendalam. Sebuah kemampuan yang tidak pernah ada di dalam bahasa lain.

Makanya, belum pernah ada terjemahan Al-Qur’an yang bisa dibuat dengan lebih singkat dari bahasa Arab aslinya. Semua bahasa umat manusia akan bertele-tele dan berpanjang-panjang ketika menguraikan isi kandungan tiap ayat. Sebagai contoh, lafadz ‘ain dalam bahasa arab artinya ‘mata’, ternyata punya makna lain yang sangat banyak. Kalau kita buka kamus dan kita telusuri kata ini, selain bermakna mata juga punya sekian banyak makna lainnya. Di dalam kamus kita mendapati makna lainnya, seperti manusia, jiwa, hati, mata uang logam, pemimpin, kepala, orang terkemuka, macan, matahari, penduduk suatu negeri, penghuni rumah, sesuatu yang bagus atau indah, keluhuran, kemuliaan, ilmu, spion, kelompok, hadir, tersedia, inti masalah, komandan pasukan, harta, riba, sudut, arah, segi, telaga, pandangan, dan lainnya.

Bahasa lain tidak punya makna yang sedemikian padat yang hanya terhimpun dalam satu kata dan hurufnya hanya ada tiga.

4.Mudah dihapalkan

Sesuai dengan fungsi Al-Qur’an yang salah satunya sebagai pedoman hidup pada semua bidang kehidupan, Al-Qur’an harus berisi beragam materi dan informasi sesuai dengan beragam disiplin ilmu. Dan kita tahu bahasa dan istilah yang digunakan di setiap disiplin ilmu pasti berbeda-beda. Dan sangat boleh jadi seorang yang ahli di dalam sebuah disiplin ilmu akan menjadi sangat awam bila mendengar istilah-istilah yang ada di dalam disiplin ilmu lainnya.

Dan kalau beragam petunjuk yang mencakup beragama disiplin ilmu itu harus disatukan dalam sebuah kitab yang simpel, harus ada sebuah bahasa yang mudah, sederhana tapi tetap mengandung banyak informasi penting di dalamnya. Bahasa itu adalah bahasa Arab. Karena bahasa itu mampu mengungkapkan beragam informasi dari beragam disiplin ilmu, namun tetap cair dan mudah dimengerti. Dan saking mudahnya, bahkan bisa dihafalkan di luar kepala.

Salah satu karakteristik bahasa Arab adalah mudah untuk dihafalkan, bahkan penduduk gurun pasir yang tidak bisa baca tulis pun mampu menghafal jutaan bait syair. Dan karena mereka terbiasa menghafal apa saja di luar kepala, sampai-sampai mereka tidak terlalu butuh lagi dengan alat tulis atau dokumentasi. Kisah cerita yang tebalnya berjilid-jilid buku, bisa digubah oleh orang Arab menjadi jutaan bait puisi dalam bahasa Arab dan dihafal luar kepala dengan mudah. Barangkali fenomena ini menjadi salah satu faktor yang menyebabkan tulis menulis kurang berkembang di kalangan bangsa arab saat itu. Buat apa menulis, kalau semua informasi bisa direkam di dalam otaknya?

5. Keindahan gaya bahasa

Salah satu keunikan bahasa Arab adalah keindahan sastranya tanpa kehilangan kekuatan materi kandungannya. Sedangkan bahasa lain hanya mampu salah satunya. Kalau bahasanya indah, kandungan isinya menjadi tidak terarah. Sebaliknya, kalau isinya informatif maka penyajiannya menjadi tidak asyik diucapkan.

Ada sebuah pintu perlintasan kereta api yang modern di Solo. Setiap kali ada kereta mau lewat, secara otomatis terdengar rekaman suara yang membacakan peraturan yang terkait dengan aturan perlintasan kereta. Awalnya, masyarakat senang mendengarkannya, tapi ketika setiap kali kereta mau lewat, suara itu terdengar lagi, maka orang-orang menjadi jenuh dan bosan. Bahkan mereka malah merasa terganggu dengan rekaman suara itu. Ada-ada saja komentar orang kalau mendengar rekaman itu berbunyi secara otomatis.

Tapi lihatlah surat Al-Fatihah, dibaca orang ribuan kali baik di dalam shalat atau di luar shalat, belum pernah ada orang yang merasa bosan atau terusik ketika diperdengarkan. Bahkan bacaan Al Qur’an itu begitu sejuk di hati, indah dan menghanyutkan. Itu baru pendengar yang buta bahasa Arab. Sedangkan pendengar yang mengerti bahasa Arab, pasti ketagihan kalau mendengarnya.Bahkan para syeikh atau orang yang benar-benar paham bahasa Arab kita lihat bila sholat atau berdoa sampai menangis. Kita semua tahu kisah-kisah tentang Rasulullah dan sahabat-sahabat beliau waktu menangis saat membaca Al Quran, salah satunya adalah Umar bin Khattab yang pribadinya keras sebelum masuk islam hatinya luluh saat mendengar QS Thoha dibacakan.

Tidak ada satu pun bahasa di dunia ini yang bisa tetap terdengar indah ketika dibacakan, namun tetap mengandung informasi kandungan yang kaya, kecuali bahasa Arab. Maka wajarlah bila Allah SWT berfirman dengan bahasa Arab.

* disarikan dari berbagai sumber

Kamis, 30 Agustus 2012

Ramadhan Adalah Bulan Kemerdekaan

Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia. Keistimewaan Ramadhan membuat orang – orang beriman berlomba – lomba memperbanyak amalan baik dan meninggalkan amalan buruknya. Bagi Umat Islam di Indonesia, Ramadhan Lebih dari sekadar Istimewa. Ramadhan adalah saksi sejarah puncak perjuangan kemerdekaan para ulama bersama umat Islam. Jumat, 9 Ramadhan 1334 H (17 Agustus 1945) adalah hari di mana kita memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Betapa Indah Allah menghadiahkan Kemerdekaan Bagi Bangsa Indonesia pada hari jumat dalam bulan Ramadhan. Namun berapa banyak umat Islam Indonesia hari ini yang tahu dan mensyukuri ketetapanNya.

Peristiwa-peristiwa penting menuju kemerdekaan Indonesia terjadi pada bulan Ramadhan 1334 H. Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) dibentuk satu hari menjelang malam pertama bulan Ramadhan. Pada tanggal satu Ramadhan tentara sekutu menjatuhkan bom ke kota Nagasaki yang berakibat lumpuhnya kekuatan Jepang dan berada di ambang kekalahan perang.

Keesokan harinya pada tanggal dua Ramadhan Soekarno, Hatta dan Radjiman menemui Marsekal Terauchi di Vietnam untuk membicarakan kemerdekaan Indonesia. Pada tanggal 6 Ramadhan Jepang menyerah kepada sekutu. Ketika Soekarno, Hatta, dan Radjiman tiba di Indonesia. Para Pemuda yang telah mendengar kabar menyerahnya jepang kepada sekutu mendesak untuk segera memproklamirkan kemerdekaan namun ditolak. Pemuda menyusun kerjasama dan siasat untuk merebut kekuasaan dari Jepang.

Pada malam hari sekitar pukul 22.00 tanggal 7 Ramadhan para pemuda yang dipimpin oleh Wikana mendatangi kediaman Soekarno untuk mendesak Proklamasi kemerdekaan dilakukan malam ini juga. Dini hari pada 8 Ramadhan Soekarno dan Hatta di culik ke Rengasdengklok.

Dalam masalah penculikan Soekarno memberikan kritik keras kepada para pemuda yang tidak memahami masalah proklamasi dengan Indonesia yang terancam jepang dan sekutu. (Bung Karno Penyambung lidah rakyat). Bung Karno tidak mau didikte pemuda agar Proklamasi pada tengah malam.

Bung Karno menuturkan bahwa sejak dari Saigon, sudah merencanakan proklamasi pada tanggal 17 Agustus 1945 karena diyakini 17 merupakan angka keramat. Al- Qur’an diturunkan pada 17 Ramadhan. Shalat Seharinya terdiri dari 17 Rakaat, dan dipilihnya hari yang mulia, Jumat (Api sejarah 2).

Selama masa persiapan menuju Kemerdekaan, Bung Karno meminta Rekomendasi dari beberapa Ulama. Tanggal 17 Agustus 1945 merupakan rekomendasi yang diberikan oleh K.H Abdoel Moekti dari Muhammadiyah. K.H Hasyim Asy’ari memberikan kepastian kepada Bung Karno untuk tidak takut memproklamirkan Kemerdekaan.

Penculikan berakhir ketika Mr. Achmad Soebardjo menjemput Seokarno, dan Hatta untuk kembali ke Jakarta. Menurut Mr. Achmad Soebardjo, pukul 03.00 pada waktu sahur Ramadhan teks proklamasi didiktekan oleh Bung Hatta, dan di tulis oleh Bung Karno. (Untuk Negeriku: Mohammad Hatta).

Berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa Proklamasi dilaksanakan pada hari Jumat, 9 Ramadhan 1334H (17 Agustus 1945) pada Pukul 10 pagi di kediaman Bung Karno jalan Pegangsaan Timur 56 Jakarta.

Saat ini Kita perlu merenungkan kembali makna Proklamasi bagi Umat Islam. Rangkaian peristiwa luar biasa yang terjadi di bulan Ramadhan adalah fakta sejarah yang patut untuk kita syukuri. Teks Proklamasi dituliskan ketika melaksanakan Sahur Ramadhan yang merupakan Sunnah Rasulullah. Kemudian dibacakan oleh Bung Karno yang sedang menjalankan ibadah Shaum.

Peristiwa Proklamasi yang sangat besar maknanya bagi Perjuangan Umat Islam, Layak untuk kita Rayakan setiap 9 Ramadhan. Tidak semata – mata untuk Bersuka cita tetapi juga Memahami   perjuangan para Ulama bersama umat Islam dalam memerdekakan Indonesia.  Agar Bangsa ini senantiasa Bersyukur dan mendapatkan Kebanggaan sebagai Umat Islam.

Nikmat Allah Manakah yang Kamu dustakan?

Courtesy : Dakwatuna


Selasa, 10 Juli 2012

Kelak Islam Akan Kembali Menguasai Peradaban Dunia

Sejarah umat Islam dalam pentas peradaban dunia berlangsung sangat lama yaitu sekitar 13 abad lamanya. Sejak masa kepemimpinan Rasulullah SAW di Madinah (622-632M), Masa Daulah Khulafaur Rasyidin (632-661M), Masa Daulah Umayyah (661-750M) dan Masa Daulah Abbasiyah (750-1258 M) sampai runtuhnya Kekhalifahan Turki Utsmani pada tanggal 28 Rajab tahun 1342 H atau bertepatan dengan tanggal 3 Maret 1924 M. Pada masa-masa kejayaan dan puncak keemasannya banyak melahirkan ilmuwan muslim berkaliber internasional yang telah menorehkan karya-karya luar biasa dan bermanfaat bagi umat manusia yang terjadi selama kurang lebih 700 tahun, dimulai dari abad 6 M sampai dengan abad 12 M. Pada masa tersebut, kendali peradaban dunia berada pada tangan umat Islam.

Sebagai contoh, sangat banyak bukti-bukti sejarah yang bernilai tinggi selama masa pemerintahan Sultan Sulaiman dari dinasti Utsmaniyah dalam berbagai bidang, diantaranya pengembangan sains dan hukum, sastra Arab, Persia dan Turki. Ketika itu peradaban Turki, Bizantium dan Itali berpadu menghasilkan kejeniusan peradaban Turki Utsmani.

Thomas Carlyle melukiskan perkembangan peradaban Islam sebagai suatu ledakan yang membahana seluruh dunia. Bahkan seorang Napoleon Bonaparte menegaskan, “Musa telah mewahyukan kewujudan Tuhan kepada kaumnya, Jesus kepada wilayah Romawi, sementara Muhammad ke seluruh kontinen jagat raya.”

Adalah sesuatu yang mengagumkan dalam peradaban Islam ketika bahasa Arab digunakan sebagai bahasa ilmu, sains, kedokteran dan sastra. Philip K. Hitti dalam bukunya “Short History of the Arabs” menjelaskan, selama berabad-abad bahasa Arab sudah menjadi bahasa ilmu pengetahuan, budaya dan bahasa kemajuan intelektual untuk seluruh dunia saat itu, kecuali timur jauh.

Dari abad ke-9 sampai abad ke-12, karya-karya tentang filosofi, sejarah, kedokteran keagamaan, astronomi dan geografi lebih banyak ditulis dalam bahasa Arab daripada bahasa lainnya. Al Qur’an pun menjadi sumber ajaran dan inspirasi dalam membangun peradaban Islam.

Selama ini ada kesan bahwa seolah-olah awal peradaban Islam yang dicetuskan oleh Nabi Muhammad Saw terputus dengan umat Islam masa kini yang berada di wilayah lain. Sebagai contoh adalah kesulitan kita bila ingin mengenal dinasti-dinasti Islam yang pernah berkuasa di Kota Seville pada abad 9 dan 10 Masehi, termasuk universitas apa saja yang berdiri di Cordova, dan siapa saja tokoh ulama dari Valencia dan Toledo di abad 11.

Demikian juga halnya, saat kita hendak mengetahui para ulama yang pernah hidup dan tinggal di Kota Yerusalem, kampus-kampus yang pernah hadir dan membahana di masa dinasti Nizam al-Mulk.

Lebih jauh lagi, kita hampir benar-benar terputus dengan saudara-saudara Cina Muslim, baik di utara, tengah dan selatan daratan Cina. Kita hampir tidak mengenal bahwa ternyata cukup banyak para jenderal Muslim yang berjuang secara diam-diam pada masa Mao Ze Tsung dan Deng Xiao Ping. Mereka istiqomah membela kepentingan umat Islam di Cina.

Jalan satu-satunya untuk mengenal peradaban Islam di Damaskus, Baghdad dan Yerusalem adalah dengan menelaah kitab-kitab kuning seperti: Tarikh at-Thabari, Tarikh al-Baladzuri, Tarikh Ibnu Khaldun, Tarikh Ibn Katsir, atau Thabaqat Ibn Saad yang bagi kebanyakan orang sangat sulit dan tidak mudah di dapat di pesantren-pesantren.

Memang ada beberapa informasi di website, tetapi itu pun terputus-putus dan tidak jarang hasil karya ilmiah Barat yang seringkali sudah terdistorsi. Mengingat begitu luas dan besarnya cakupan peradaban Islam ini maka kita dapat mengkategorikannya berdasarkan kota pusat-pusat peradaban yang tidak mengikuti rentang kronologis waktu. Kota-kota yang dikenal sebagai kota pusat peradaban Islam antara lain: Makkah, Madinah, Yerusalem, Damaskus, Baghdad, Kairo, Istanbul, Persia, Andalusia, dan Cina Muslim.

Dengan bukti-bukti sejarah ini, tak dapat dipungkiri, bahwa peradaban Islam adalah salah satu peradaban yang paling unik, terlahir paling muda, menyebar paling cepat, mencakup wilayah yang paling luas, dianut oleh sangat banyak jenis suku bangsa dan ras, muncul dalam berbagai aspek yang sangat beragam, baik dalam bidang sastra, kaligrafi, arsitektur, busana dan berbagai disiplin keilmuan.

Lebih dahsyat lagi adalah semangat yang dikandung Al Qur’an yang bersifat universal dan penuh nilai-nilai, bertemu dengan budaya asal penganut Islam, seperti di Turki, Bosnia, Afrika, Maroko dan Indonesia. Peradaban Islam kemudian terwujud dalam bentuk akulturasi yang sangat unik dan menawan.

Karena itulah kita bisa menjadikannya sebagai motivasi dan bekal untuk mengejar berbagai ketinggalan dan kembali memimpin peradaban dunia.

voa-islam dan dari berbagai sumber

Jumat, 30 September 2011

Cahaya Para Wanita

Para suami dan isteri  semakin tidak sanggup untuk saling menanggung pasangannya. Di masa lalu keadaannya tidak seperti ini. Cinta yang mereka miliki memberi mereka cahaya, dan wajah mereka semakin bersinar setiap  hari. Karena ibadah mereka kepada Allah membuat  para pria dan wanita tersebut dipakaikan pakaian cahaya, kecantikan dan cinta.

Saat ini orang-orang tidak tertarik untuk beribadah kepada Allah. Mereka melalaikan hal tersebut. Sebagai hukumannya, mereka saling merasa bahwa pasangannya tidak menarik (jelek). Mereka hanya mengandalkan kecantikan lahiriah (fisik) yang mirip dengan kecantikan boneka maneqin di etalase toko.

Menyerupai pria dan wanita, memakai pakaian, tapi tak memiliki rasa. Tapi  bila seseorang  dipakaikan dengan keindahan surgawi, sebagai berkah dari Allah swt, maka tak akan pernah kehilangan kecantikannya walaupun sudah mencapai usia 90 atau 100 tahun. Tidak akan pernah berubah, karena mereka selalu diberi pakaian surgawi !

Para Rasul dengan pengetahuan surgawinya berkata : "Jika seseorang  ingin kelihatan cantik atau dipakaikan pakaian kecantikan pada mereka, mereka harus berusaha bangun tengah malam dan subuh E Karena pada waktu-waktu tersebutlah  cahaya terang spiritual muncul dan dipakaikan pada orang-orang.

Dan ibadah tengah malam dan subuh mereka akan tampak pada wajahnya. Allah menganugerahkan pada  mereka cahaya yang terang dan cinta. Siapapun yang menginginkannya , dapat memohon pada Alah pada waktu-waktu tersebut. Allah swt akan mengirimkan malaikat-malaikat dengan cahaya dan  pakaian surgawi. Ia akan memakaikan para hambanya yang beribadah padaNya di bumi,  yang melakukan salat dan memuliakanNya  Namun orang-orang sudah melupakan hal ini dan berusaha keras mempercantik wajah dan tubuhnya dengan kosmetik ( menghamburkan jutaan dolar dan Euros ). Membuat bibir mereka tampak seperti bibir keledai ! Mereka berusaha membuat diri mereka lebih muda.

Para remaja  tidak berkata bahwa Allah yang memberikan mereka kecantikan, tapi mereka minta untuk memakai kosmetik agar tampak cantik, dan tak akan bisa! Selama para pria diizinkan  memandang wanita, mereka akan mengambil kecantikan dari wajah dan tubuh wanita. Maka para wanita yang berjilbab dan berpakaian  menutup aurat , wajah dan tubuhnya akan tetap segar dan cantik, tanpa kosmetik !

Mereka tidak mengerti  sumber utama kecantikan itu berasal dari mana.  Mereka bertanya kenapa wanita Muslim memakai jilbab. Itu gunanya untuk menjaga kecantikan mereka !  Tapi para wanita sekarang terlalu bodoh! Wanita yang cerdas tidak akan menyia-nyiakan kecantikannya. Zaman dahulu,  para wanita menjaga wajah dan tubuh mereka agar tidak disentuh oleh seseorang yang tidak halal  untuk mereka.

Orang-orang yang mengikuti setan dan ajarannya, akan jatuh dalam kesulitan yang merusak spiritual dan fisik manusia. Di masa lalu, spiritual terpelihara  jika fisik dijaga. Sehingga semakin banyak kebahagiaan dan kecantikan dianugerahkan pada mereka.

Sekarang para wanita ingin membuka dan memamerkan kecantikan mereka. Tapi mereka tak akan berhasil, karena kecantikan mereka akan cepat memudar !   Terutama para wanita yang bekerja dengan pria. Pandangan para pria tersebut membawa efek  buruk bagi mereka dan  mereka cepat menjadi tua. Kecantikan  para wanita yang bekerja dengan pria  akan rusak. Keindahan dan kondisi tubuh mereka  menurun dengan pesat.    

Sekarang  ini  banyak sekali wanita yang mengeluh sakit. Misalnya mereka mengatakan terkena kanker. Dan saya bertanya berapa usianya, dan mereka mengatakan, 25 tahun ! Bagaimana bisa begitu ? Terutama para gadis yang masuk universitas dan selalu  dekat dengan pasangannyanya. Saat  mereka lulus, kondisi fisik mereka sudah turun. Mereka menunda pernikahan, dan menghabiskan waktu mereka di universitas, belajar untuk mendapat ijazah yang tidak ada manfaatnya ! Cara yang salah untuk manusia, karena mereka mengikuti ajaran setan ! Dan sekarang  negara-negara membuat peraturan bahwa pria dan wanita adalah setara.

Jika kita setara, semua pria harus menjadi wanita ! Itu adalah setara. Allah menciptakan pria sebagai pria dan wanita sebagai wanita. Bagaimana orang bisa mengatakan bahwa pria dan wanita setara ? Kebodohan apa ini ?! Sampai saat ini mereka membuat kesulitan bagi berbagai bangsa. Tapi mereka tak akan berhasil.
-------------
Mawlana Syaikh Nazim Adil al Haqqani
Dari buku  A Taste of Reality

Kamis, 17 Februari 2011

Kiamat Sudah Dekat Dan Tanda-Tandanya

Banyaknya bencana alam di dunia ini menandakan telah semakin dekatnya hari kiamat, walaupun banyaknya bencana alam hanyalah salah satu tanda, tapi telah banyak tanda-tanda lain yang menandakan Kiamat Hampir Tiba untuk menghancurkan kehidupan didunia ini.

Fenomena bencana alam yang merupakan kiamat sughra (kecil) sebagaimana dilukiskan oleh Rasulullah SAW, akan terjadi di penghujung zaman, sebagai introduksi awal munculnya fenomena yang lebih besar, yaitu saat terjadinya Kiamat yang sesungguhnya. Secara logika, tanda-tanda Kiamat Kubra (besar) terjadi, tentu akan diawali oleh tanda-tanda kecil sebelumnya. Jika tidak, tentu tidak akan muncul istilah ini.

Berikut ini adalah tanda-tanda kiamat Sugrha (kecil) berdasarkan hadis Rasulullah SAW :

1. Hamba sahaya yang melahirkan tuannya. Ini sebuah metafor tentang banyaknya anak-anak yang dilahirkan, setelah besar mereka durhaka kepada ibunya.

2. Manusia berlomba-lomba mendirikan bangunan megah.

3. Orang non professional mengendalikan berbagai urusan. Rasulullah Saw. Bersabda “Jika sebuah urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, tunggulah saat kehancurannya” (HR. Hasan dari Annas Al-Bani).

4. Terbatasnya Ilmu Pengetahuan.

5. Pertumpahan darah terjadi dimana-mana. Rasulullah Saw. Bersabda, “ Diantara tanda-tanda kiamat itu adalah munculnya kebodohan, diangkatnya ilmu pengetahuan, kekacauan terjadi dimana-mana, yakni pembunuhan.” (HR. Bukhari dari Abu Hurairah, Ahmad dan Ibnu Majah).

6. Minuman keras dalam berbagai produknya diperdagangkan secara bebas. Rasulullah Saw. Bersabda, “Diantara umatku banyak yang minum minuman keras dengan menyamarkan namanya.” (HR.Thabrani dari Abi Umayyah).

7. Legalisasi Perzinahan.

8. Laki-laki memakai sutra.

9. Nyanyian dan alat musik menjadi komoditas halal. Rasulullah Saw. Bersabda, “Diantara umatku banyak yang menghalalkan perzinahan, sutra, minuman keras, dan alat musik.” (HR. Ahmad dan Thabrani dari Abu Huarairah).

10. Eksploitasi artis dan biduanita.

11. Meluasnya pornografi.

12. Terputusnya hubungan silaturahmi.

13. Penghianatan terhadap orang-orang jujur.

14. Memberikan kepercayaan kepada para penghianat. Rasulullah Saw. Bersabda, “Diantara tanda-tanda kiamat itu adalah munculnya perkataan keji dan kotor, terputusnya hubungan silaturahmi, penghianatan terhadap orang-orang jujur, dan memberi kepercayaan kepada para penghianat.” (HR. Ahmad dari Ibnu Mas’ud).

15. Banyaknya orang mati mendadak.

16. Banyak masjid dijadikan jalan. Maksudnya orang-orang lalu-lalang lewat didepanya, tanpa berkeinginan shalat di dalamnya. Rasulullah Saw. Bersabda, “…..jika masjid dijadikan jalan dan banyknya kematian secara mendadak.” (HR. Bukhari dan Nasa’I dari Abu Hurairah).

17. Pertikaian hebat antara dua kubu Umat Islam, yaitu pertikaian antara Ali dan Muawiyah.

18. Waktu berputar sangat cepat. Maksudnya, seperti waktu tidak memiliki keberkahan.

19. Banyak terjadi gempa diberbagai tempat. Menurut para ahli meteorology Mesir bahwa bumi ini akan selalu dalam goncangan.

20. Banyaknya fitnah (cobaan). Rasulullah Saw. Bersabda, “bahwa kiamat tidak akan terjadi sebelum ilmu pengetahuan dicabut, banyknya gempa, menyebarnya fitnah (provokasi dan intimidasi), banyaknya kekacauan, yakni pertumpahan darah dan perang.” (HR. Abu Daud dari Abu Hurairah)

21. Umat Islam dipojokan oleh umat lain. Ibarat orang makan memperebutkan mangkok makanannya.

22. Jika orang tidak professional di bidang ilmu pengetahuan dijadikan tempat mengadu. Rasulullah Saw.
Bersabda, “Di antara tanda-tanda kiamat itu adalah jika orang yang tidak professional dijadikan tempat bertanya.” (HR. Ahmad, Nasa’i, Abu Daud dari Ibnu Majah).

23. Eksploitasi aurat wanita. Wanita mengenakan pakaian minim, sehingga banyak mengundang birahi laki-laki.

24. Orang-orang tidak professional berbicara atas nama kepentingan orang banyak. Rasulullah Saw, bersabda, “Diantara tanda-tanda kiamat itu adalah munculnya penghianatan, orang jujur dicurigai, penghianat dipercaya, dan Rubaidhah berbicara. Para sahabat bertanya, “Apa yang dimaksud Rubaidhah itu, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Yakni orang bodoh berbicara atas nama kepentingan orang banyak.” (HR. Abu Daud dan Nasa’i)

25. Salam disampaikan hanya kepada orang yang dikenal saja. Rasulullah Saw. Bersabda, “Diantara tanda-tanda kiamat itu adalah jika seseorang menyampaikan salam hanya kepada orang yang dikenalnya saja.” (HR. Bukhari, Muslim dan Ahmad dari Abu Hurairah)

26. Kekayaan didapat dengan cara yang tidak halal. Rasulullah Saw. Bersabda, “Akan dating suatu masa, dimana seseorang tidak peduli apakah harta yang didapatkanya itu dengan cara yang halal atau tidak.” (HR. Bukhari, Muslim dan Ahmad dari Abu Hurairah)

27. Menyebarnya kebohongan.

28. Pasar bebas menunjukan banyaknya praktik jual-beli yang tidak fair. Rasulullah Saw. Bersabda, “….kebohongan menyebar luas, waktu berjalan dengan cepat, dan pasar menjamur dimana-mana.”

29. Unta dan rumah menjadi milik setan. Maksudnya, jika seseorang memelihara unta, bukan untuk kepentingan transfortasi. Atau rumah dibeli bukan untuk dihuni, tetapi untuk dijadikan simpanan bertahun-tahun, maka setan akan memanfaatkan keduanya. Rasulullah Saw. Bersabda, “Unta dan rumah akan menjadi milik setan.” (HR. Muslim dari Abu Huraiarah)

30. Banyaknya manusia membangga-banggakan masjid dan bentuk arsitekturnya. “Hari kiamat tidak akan terjadi sebelum orang-orang membangga-banggakan bentuk arsitektur masjid.” (HR. Thabrani dan Ahmad dari Abis Al-Ghifari)

31. Banyak orang yang menyemir rambutnya. Rasulullah Saw. Bersabda, “Akan ada sebuah kelompok manusia yang menyemir rambutnya dengan warna hitam menyerupai bulu merpati. Kelak, mereka itu tidak akam mencium aroma surga.” (HR. Ahmad dan At-Thayalisi dari Ibnu Mas’ud)

32. Banyak orang beragan-angan melihat Nabi Muhammad Saw., ketika fitnah telah menyebar dan agama menjadi barang langka. Rasulullah Saw. Bersabda, “Akan dating suatu masa, orang-orang lebih suka melihatku daripada melihat keluarga dan hartanya.” (HR. Tirmidzi dari Ibnu Umar)

33. Sedikit orang yang taat dan beramal shaleh.

34. Kekikiran menjadi hal yang lumrah. Orang kaya kikir dengan hartanya, orang berilmu kikir dengan ilmunya, dan orang kreatif kikir dengan karyanya. Rasulullah Saw. Bersabda, “….amal untuk akhirat berkurang dan kekikiran menjadi hal yang biasa.” (HR. Bukhari, Muslim, Ahmad, Tirmidzi, dan Ibnu Majah dari Hudzaifah)

35. Peperangan terjadi tanpa tujuan yang jelas. Rasulullah Saw. Bersabda, “Demi jiwaku yang ada ditangan-Nya. Akan datang suatu masa, seorang membunuh tanpa mengetahui tujuanya membunuh dan yang dibunuh tidak mengetahui mengapa ia dibunuh.” (HR. Bukhari dari Abu Hurairah)

36. Banyak harta yang diperoleh dari hasil rampasan (pencurian, perampokan) mereka tidak berhati-hati untuk mendapatkan harta.

37. Kejujuran menjadi hal yang langka.

38. Ajaran Islam terasa berat dijalankan.

39. Suami tunduk kepada istrinya dan memilih durhaka kepada ibunya.

40. Seseorang lebih memilih temannya daripada orangtuanya.

41. Majid menjadi hangar- bingar

42. Seorang zalim dan penghianat menjadi pemimpin Negara

43. Seseorang ditakuti karena kejahatannya, bukan karena wibawa dan kemuliaannya. Rasulullah Saw. Bersabda, “…..jika harta diperoleh dari hasil rampasan, …..kejujuran dianggap merugikan, suami tunduk kepada istrinya, anak durhaka kepada ibunya, lebih bersikap baik kepada temannya daripada kepada orangtuanya, masjid menjadi hangar binger, orang zalim menjadi kepala Negara, jika seseorang ditakuti karena kejahatannya, jika minuman keras menjadi minuman biasa, kain sutra banyak dipakai orang, penyanyi dan alat musik menjadi tontonan biasa, dan banyak orang yang menghianati pendahulunya. Maka berhati-hatilah pada saat-saat demikian,” (HR. At-Tirmidzi, dari Ali dan Abu Hurairah)

44. Meningkatnya jumlah personil keamanan, seiring meningkatnya tingkat kriminalitas di berbagai tempat.

45. Seseorang dijadikan imam shalat karena suaranya yang merdu, sekalipun dia tidak cukup pandai dan terpandang.

46. Hukum dan keadilan diperjual-belikan.

47. Harga nyawa manusia sangat murah. Rasulullah Saw. Bersabda, “Berhati-hatilah terhadap enam hal: Amarah orang bodoh, banyaknya jumlah personil keamanan, jual-beli hokum, murahnya harga nyawa manusia, terputusnya hubungan silaturahmi, mabuk-mabukan, dan Al-Quran dijadikan nyanyian dan diperlombakan.” (HR. Muslim dan Ahmad dari Jabir)

48. Banyaknya wanita-wanita karir. Rasulullah Saw. Bersabda, “Di antara tanda-tanda kiamat itu adalah salam hanya diucapkan kepada orang tertentu, adanya perdaganyan bebas, sehingga seorang istri ikut membantu suaminya berdagang.” (HR. Bukhari dari Auf bin Malik)

49. Publikasi karya intelektual secara besar-besaran

50. Anak keras kepala dan mudah marah

51. Hujan turun seperti panah

52. Orang belajar untuk mengejar jabatan dan kekayaan, tidak demi kepentingan agamanya.

53. Mudahnya akses transportasi.

54. Kecenderungan gaya hidup hedonis dikalangan Umat Islam. Rasulullah Saw. Bersabda, “Jika umat-umatku berjalan bak gaya hidup raja-raja Persia dan Romawi, dan para penguasa dari golongan orang-orang jahat.” (An-Nubu’ah Wassiyasah)

55. Orang-orang fasik dihormati, sementara orang-orang terhormat direndahkan

56. Seseorang berkata kepada orang lain “Saya tidak mengenal orang yang beriman.” (HR. Bukhari dari Abdulah Ibnu Mas’ud)

57. Banyak orang yang mengharapkan kematian lebih cepat karena sulitnya hidup. Rasulullah Saw. Bersabda, “Kiamat akan terjadi jika ada orang melewati kuburan seraya berkata ."Mudah-mudahan aku cepat bersamanya di sini.” (HR. Bukhari dari Abu Hurairah)

58. Embargo ekonomi dan bantuan kemanusiaan lainya terhadap Negara Irak

59. Negara-negara Syam dikucilkan (Syria, Lebanon, Yordania, dan Palestina).

60. Wafatnya Rasulullah Saw.

61. Baitul Maqdis dibuka kembali, pasca pemerintahan Umar bin Khatthab.

62. Kematian masal karena wabah penyakit menular. Ini terjadi pada masa Umar bin Khatthab dan pasca perang dunia.

63. Krisis moneter mendera bangsa-bangsa dan harga-harga barang melambung tinggi.

64. Teknologi informasi memasuki rumah-rumah.

65. Gencatan senjata antara kita (Negara-negara Islam) dengan Bangsa Romawi (Negara Eropa dan Amerika).

Itulah beberapa fenomena kiamat kecil yang paling akhir. Setelah itu akan terjadi perang global yang dahsyat antara bangsa-bangsa.

Tanda-tanda kiamat kecil telah nampak di hadapan kita. Saat ini, kita tengah hidup berdampingan secara damai dengan Bangsa Romawi (bangsa-bangsa Eropa dan Amerika). Rasulullah Saw. Bersabda, “Hitunglah enam diantara tanda-tanda Kiamat: Pertama wafatnya Rasulullah Saw, dibukanya kembali Baitul Maqdis, kematian masal, krisis moneter, manusia mudah tersulut amarah, godaan yang menyelinap masuk kerumah - rumah (Televisi dan nyanyian), dan gencatan senjata antara kalian (Umat Islam versus kulit putih bangsa Eropa dan Amerika). Mereka dengan mudah melanggar perjanjian damai. Mereka membawa delapan puluh kompi, setiap kompi terdiri dari 12 ribu personil.”

Perang global (umat Islam akan dipimpin oleh Al-Mahdi) akan terjadi setelah perang dunia (Armagedon). Perang ini berawal dari kesepakatan damai yang dilanggar oleh bangsa-bangsa kulit putih (Eropa dan Amerika). Perang ini pasti terjadi, sekalipun banyak pengamat menyangsikannya. Hanya saja, kita tidak mengetahuinya secara pasti kapan semua ini akan terjadi. Namun, kita meyakini saatnya sebentar lagi, dan itu pasti terjadi.

Demikian postingan ini saya buat semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan kita tentang hari Kiamat, supaya kita tidak terlena hidup di dunia yang fana ini dan lupa akan bekal di akhirat nanti.

Sumber: “Kiamat Hampir Tiba” Oleh Amin Muhammad Jamaluddin

Jumat, 08 Oktober 2010

Pentingnya Membaca Al-Qur'an

Seorang muslim tua Amerika tinggal di sebuah perkebunan / area di sebelah timur Pegunungan Kentucky bersama cucu laki-lakinya. Setiap pagi Sang kakek bangun pagi dan duduk dekat perapian membaca Al-qur’an. Sang cucu ingin menjadi seperti kakeknya dan memcoba menirunya seperti yang disaksikannya setiap hari.

Suatu hari ia bertanya pada kakeknya : “ Kakek, aku coba membaca Al-Qur’an sepertimu tapi aku tak bisa memahaminya, dan walaupun ada sedikit yang aku pahami segera aku lupa begitu aku selesai membaca dan menutupnya. Jadi apa gunanya membaca Al-quran jika tak memahami artinya ?

Sang kakek dengan tenang sambil meletakkan batu-batu di perapian, memjawab pertanyaan sang cucu : “Cobalah ambil sebuah keranjang batu ini dan bawa ke sungai, dan bawakan aku kembali dengan sekeranjang air.”

Anak itu mengerjakan seperti yang diperintahkan kakeknya, tetapi semua air yang dibawa habis sebelum dia sampai di rumah. Kakeknya tertawa dan berkata, “Kamu harus berusaha lebih cepat lain kali “.

Kakek itu meminta cucunya untuk kembali ke sungai bersama keranjangnya untuk mencoba lagi. Kali ini anak itu berlari lebih cepat, tapi lagi-lagi keranjangnya kosong sebelum sampai di rumah.

Dengan terengah-engah dia mengatakan kepada kakeknya, tidak mungkin membawa sekeranjang air dan dia pergi untuk mencari sebuah ember untuk mengganti keranjangnya.

Kakeknya mengatakan : ”Aku tidak ingin seember air, aku ingin sekeranjang air. Kamu harus mencoba lagi lebih keras. ” dan dia pergi ke luar untuk menyaksikan cucunya mencoba lagi. Pada saat itu, anak itu tahu bahwa hal ini tidak mungkin, tapi dia ingin menunjukkan kepada kakeknya bahwa meskipun dia berlari secepat mungkin, air tetap akan habis sebelum sampai di rumah. Anak itu kembali mengambil / mencelupkan keranjangnya ke sungai dan kemudian berusaha berlari secepat mungkin, tapi ketika sampai di depan kakeknya, keranjang itu kosong lagi. Dengan terengah-engah, ia berkata : ”Kakek, ini tidak ada gunanya. Sia-sia saja”.

Sang kakek menjawab : ”Nak, mengapa kamu berpikir ini tak ada gunanya?. Coba lihat dan perhatikan baik-baik keranjang itu .”

Anak itu memperhatikan keranjangnya dan baru ia menyadari bahwa keranjangnya nampak sangat berbeda. Keranjang itu telah berubah dari sebuah keranjang batu yang kotor, dan sekarang menjadi sebuah keranjang yang bersih, luar dan dalam. ” Cucuku, apa yang terjadi ketika kamu membaca Qur’an ? Boleh jadi kamu tidak mengerti ataupun tak memahami sama sekali, tapi ketika kamu membacanya, tanpa kamu menyadari kamu akan berubah, luar dan dalam.

Courtesy : kaskus

Minggu, 02 Agustus 2009

Karakteristik Ajaran Islam

Sebagai muslim, kita tentu ingin menjadi muslim yang sejati. Untuk itu, seorang muslim harus menjalankan ajaran Islam secara kaaffah, bukan hanya mementingkan satu aspek dari ajaran Islam lalu mengabaikan aspek yg lainnya. Oleh karena itu, pemahaman kita terhadap ajaran islam secara syamil (menyeluruh) dan kamil (sempurna) menjadi satu keharusan. Karena itu disinilah letak kita memahami karakteristik atau ciri2 khas ajaran Islam dengan baik.

Dalam kitab "Al Khashaa'ishu Al 'Aammah lil Islaam" , DR. Yusuf Qordhowi menguraikan tujuh karakteristik pokok dinul Islam. Ketujuh karakteristik ajaran Islam itu adalah:

1. Robbaniyyah

Allah Swt merupakan Robbul alamin (Tuhan semesta alam), juga dengan abbun nas (Tuhan manusia) dan banyak lagi sebutan lainnya. Kalau karakteristik Islam itu adalah Robbaniyyah, itu artinya bahwa Islam merupakan agama yang bersumber dari Allah Swt, bukan dari manusia,Karena itu, ajaran Islam sangat terjamin kemurniannya sebagaimana Allah telah menjamin kemurnian Al-Qur'an, Allah berfirman yang artinya:

"Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan al-Qur'an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya." (QS Al-Hijr 15:9)

Disamping itu, seorang muslim tentu saja harus mengakui Allah Swt sebagai Rabb (Tuhan) dengan segala konsekuensinya, yakni mengabdi hanya kepada-Nya sehingga dia menjadi seorang yang rabbani dari arti memiliki sikap dan prilaku dari nilai-nilai yang datang dari AllahAllah berfirman yang artinya:

"Tidak wajar bagi seseorang manusia yang Allah berikan kepadanya Al-Kitab, hikmah dan kenabian, lalu dia berkata kepada manusia: "Hendaklah kamu menjadi menyembah-penyembahku bukan penyembah Allah". Akan tetapi (dia berkata): "Hendaklah kamu menjadi orang-orang Tuhanani, karena kamu selalu mengajarkan Al-Kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya." (QS:Al-'Imran 3:79)

2. Insaniyyah

Islam merupakan agama yang diturunkan untuk manusia, karena itu Islam merupakan satu-satunya agama yang cocok dengan fitrah manusia. Pada dasarnya, tidak ada satupun ajaran Islam yang bertentangan dengan jiwa manusia. Seks misalnya, merupakan satu kecenderungan jiwa manusia untuk dilampiaskan, karenanya Islam tidak melarang manusia untuk melampiaskan keinginan seksualnya selama tidak bertentangan dengan ajaran Islam itu sendiri.

Prinsipnya, manusia itu kan punya kecenderungan untuk cinta pada harta, tahta, wanita dan segala hal yang bersifat duniawi, semua itu tidak dilarang di dalam Islam, namun harus diantur keseimbangannya dengan kenikmatan ukhrawi, sebagaimana dalam firman Allah yg artinya:

"Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi.Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. (QS Al-Qasas:28:77)

3. Syumuliyah

Islam merupakan agama yang lengkap, tidak hanya mengutamakan satu aspek lalu mengabaikan aspek lainnya. Kelengkapan ajaran Islam itu nampak dari konsep Islam dalam berbagai bidang kehidupan, mulai dari urusan pribadi, keluarga, masyarakat sampai pada persoalan-persoalan berbangsa dan bernegara.

Kesyumuliyahan Islam tidak hanya dari segi ajarannya yang rasional dan mudah diamalkan, tapi juga keharusan menegakkan ajaran Islam dengan metodologi yang islami. Karena itu, di dalam Islam kita dapati konsep tentang da'wah, jihad dan sebagainya. Dengan demikian, segala persoalan ada petunjuknya di dalam Islam, sebagaimana firman Allah yg artinya:

"(Dan ingatlah) akan hari (ketika) kami bangkitkan pada tiap-tiap umat seorang saksi atas mereka dari mereka sendiri, dan Kami datangkan kamu (Muhammmad) menjadi saksi atas seluruh umat manusia. Dan Kami turunkan kepadamu Al-Kitab (al-Qur'an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang berserah diri. (QS An-Nahl 16:89)

"Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu, maka anggaplah ia musuh(mu), karena sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala. (QS Fatir 35:6)

4. Al-Wasathiyah

Di dunia ini ada agama yang hanya menekankan padapersoalan-persoalan tertentu, ada yang lebih mengutamakan masalah materi ketimbang rohani atau sebaliknya. Ada pula yang lebih menekankan aspek logika daripada perasaan dan begitulah seterusnya. Allah Subhanahu wata'ala menyebutkan bahwa umat Islam adalah ummatan wasathan (umat yang pertengahan), umat yang seimbang dalam beramal, baik yang menyangkut pemenuhan terhadapkebutuhan jasmani dan akal pikiran maupun kebutuhan rohani.

Manusia memang membutuhkan konsep agama yangseimbang, hal ini karena tawazun (kesimbangan) merupakan sunnatullah. Di alam semesta ini terdapat siang dan malam, gelap dan terang, hujan dan panas dan begitulah seterusnya sehingga terjadi keseimbangan dalam hidup ini. Dalam soal aqidah misalnya, banyak agama yang menghendaki keberadaan Tuhan secara konkrit sehingga penganutnya membuat simbol-simbol dalam bentuk patung. Ada juga agama yang menganggap tuhan sebagai sesuatu yang abstrak sehingga masalah ketuhanan merupakan kihayalan belaka, bahkan cenderung ada yang tidak percaya akan adanya tuhan sebagaimana komunisme.

Islam mempunyai konsep bahwa Tuhan merupakansesuatu yang ada, namun adanya tidak bisa dilihat dengan mata kepala kita, keberadaannya bisa dibuktikan dengan adanya alam semesta ini yang konkrit, maka ini merupakan konsep ketuhanan yang seimbang.

5. Al Waqi'iyyah

Al waqi'iyyah (realistis), ini menunjukkan bahwa Islam merupakan agama yang dapat diamalkan oleh manusia atau dengan kata lain dapat direalisir dalam kehidupan sehari-hari.

Islam dapat diamalkan oleh manusia meskipun merekaberbeda latar belakang, kaya, miskin, pria, wanita, dewasa, remaja, anak-anak, berpendidikan tinggi, berpendidikan rendah, bangsawan, rakyat biasa, berbeda suku, adat istiadat dan sebagainya. Islam sendiri tidak bertentangan dengan realitas perkembangan zaman bahkan Islam menjadi satu-satunya agama yang mampu menghadapi dan mengatasi dampak negatif dari kemajuan zaman.

6. Al-wudhuh

Al-wudhuh atau jelas dengan pengertian: Kejelasankonsep Islam membuat umatnya tidak bingung dalam memahami dan mengamalkan ajaran Islam, bahkan pertanyaan umat manusia tentang Islam dapat dijawab dengan jelas, apalagi kalau pertanyaan tersebut mengarah pada maksud merusak ajaran Islam itu sendiri. Dalam masalah aqidah, konsep Islam begitu jelas sehingga dengan aqidah yang mantap, seorang muslim menjadi terikat pada ketentuan- ketentuan Allah dan Rasul-Nya.

Konsep syari'ah atau hukumnya juga jelas sehingga umat Islam dapat melaksanakan peribadatan dengan baik dan mampu membedakan antara yang haq dengan yang bathil.

7. Al Jam'u Baina Ats Tsabat wa Al Murunnah

Di dalam Islam, tergabung juga ajaran yang permanendengan yang fleksibel (al jam'u baina ats tsabat wa al muruunah).

Yang dimaksud dengan yang permanen adalah hal-halyang tidak bisa diganggu gugat, dia mesti begitu, misalnya shalat lima waktu yang mesti dikerjakan, tapi dalam melaksanakannya ada ketentuan yang bisa fleksibel, misalnya bila seorang muslim sakit dia bisa shalat dengan duduk atau berbaring, kalau dalam perjalanan jauh bisa dijama' dan diqashar dan bila tidak ada air atau dengan sebab-sebab tertentu, berwudhu bisa diganti dengan tayamum.

Dengan demikian, menjadi jelas bagi kita bahwa, Islam merupakan satu-satunya agama yang sempurna dan kesempurnaan itu memang bisa dirasakan oleh penganutnya yang setia.*

sumber: Buku Karakteristik Islam; Kajian Analitik oleh Yusuf Al-Qardhawi, Risalah Gusti, 1994, 314 pages.